Selamat Datang Di Gubuk Yang Sederhana Ini, Mari Minum Kopi Bersama di negeri nyiur melambai, torang samua basodara

Minggu, 13 April 2014

23 Khasiat Tanaman Binahong serta Resep Ampuhnya


 Binahong berasal dari Bahasa Korea. Masyarakat Cina sudah lama memanfaatkan tanaman binahong sebagai tanaman herbal. Kapan masuk ke Indonesia, belum jelas diketahui. Tapi saat ini banyak warga yang mulai menanam binahong ini sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman obat.
Kandungan khasiat yang terdapat pada binahong:
• Antioksidan.
• Asam Arkobat.
• Total fenol.
• Protein tinggi.
• dan sebagainya.
Nama Latin tanaman binahong adalah Anredera Cordifolia. Tanaman ini mudah tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Tumbuh baik pada kondisi setengah teduh atau teduh. Jadi tidak perlu tekena sinar matahari berlebihan.
Mengingat tanaman binahong tumbuhnya merambat, tentu saja kita harus menyiapkan rambatannya. Sarana rambatan (ajir) bisa bermacam-macam mulai dari lurus tegak hingga dibuat bertali-tali.
Dewasa ini mulai banyak yang menanam, disamping sebagai tanaman obat, juga tanaman hias daun. Bisa ditanam di dalam pot, halaman pekarangan atau pun di kebun.
23 Khasiat Tanaman Binahong untuk Menyembuhkan Penyakit

Senin, 17 Maret 2014

Bencana

Kejadian bencana alam bila dicermati tidak lepas dari hukum alam itu sendiri. Banjir bandang misalnya yang terjadi di Manado dan sekitarnya adalah bagian dari hukum alam (Rta). Ada persepsi mengatakan bahwa alam ini dalam kondisi kritis (tidak seimbang) dan kejadian banjir ini menuju keseimbangan alam. Manusia adalah sebagai faktor dominan penyebab ketidak seimbangan alam ini. Alih fungsi hutan, pemukiman di bantaran sungai, sampah sungai dan pemanasan global yang membuat kondisi anomali di dunia.

Bencana bukan hanya terjadi di alam ((Bhuana Agung)) saja, tapi bencana juga terjadi di dalam diri kita (Bhuana Alit), misal Perceraian, Perampokan, Mabuk mabukan , Ugal ugalan, Narkoba, MBA dll. Semua itu berawal dari Sad Ripu (enam musuh dalam diri manusia) dan Panca Timira ( Tujuh Kegelapan dalam diri manusia).

Rabu, 19 Februari 2014

Kita Nda Lia No

Di suatu malam yang sunyi dan senyap ada tu tiga orang pokpok (setan yang biasanya makan bayi atau oroknya) da bacarita mo cari tau sapa da lebe jago. Pokpok1 : "Eh,coba torang tiga baku uji sapa dang yang lebe jago." Pokpok2 & Pokpok3 : "Boleh,ngana pe kira torang mo tako" Kong sudah dorang tiga mulai baku suten(suit) sapa yang te dapa bagian pertama.Nah,ini pokpok1 dapa bagian pertama for kase tunjung tu jago. Dia langsung tarbang secepat kilat,nda lama baru 2 menit dang dia so bale ulang sambil dari depe mulut da kaluar-kaluar darah segar,kong dia bilang pa depe tamang laeng, Pokpok1 : "Ngoni da lia itu desa di sana?" Pokpok2 & Pokpok 3 : "Iyo..." Pokpok1 : "Samua rata,kita so kase abis!" (Sambil ta tawa puas) Pokpok2 nda mo kalah,kong dia langsung tarbang lei secepat kilat,nda lama barang 3 menit dia so bale sambil dari depe mulut,deng depe tangan badarah-darah segar.Trus dia langsung pamer pa depe tamang-tamang. Pokpok2 : "Ngoni da lia tu kota di seberang itu?" Pokpok1 & Pokpok3 : "Iyo....." Pokpok2 : "Samua rata,kita so makang dorang samua!" (Sambil ta tawa puas) Pokpok3 lei nda mo kalah, kong dial langsung tarbang macam tu kilat.Mar nda lama 1 menit kemudian dia so bale tapi depe mata,idong,mulut,deng depe baju kaluar darah segar. Dua Pokpok laeng pe dalam hati "pe mai dia lebe jago dari torang dua e".Kong ini pokpok3 tanya pa depe tamang-tamang Pokpok3 : "Ngoni dua lia tu tiang listrik di perempatan sebelah?" Pokpok1 & Pokpok2 : "Lia...." Pokpok3 : "Pe mai kita nya liat" Sumber: http://www.ketawa.com/2008/12/5344-kita-nda-lia-no.html#ixzz2tmnnHN46

Senin, 16 Desember 2013

Karma

Sebuah cerita tentang perjalanan hidup dua sahabat di kota besar. Dua sahabat ini bernama Budi dan Dharma. Si Budi adalah penjual koran dan si Dharma adalah manajer personalia di perusahaan properti ternama di kota. Dikisahkan pada suatu siang yang terik si Budi sedang menjual koran di perempatan jalan. Dengan semangat menghampiri setiap orang menjajakan korannya walau keringat mengucur deras. Baginya koran adalah satu satunya sumber penghidupannya. Tak terasa matahari sudah mulai tenggelam di upuk barat, si Budi pun siap siap untuk pulang kerumah, namun ada seseorang yang memanggil untuk membeli koran, seseorang yang berpakaian karyawan dan mengendarai mobil keluaran terbaru. setelah saling menatap muka satu sama lain ternyata tak disangka si pembeli koran ini adalah Dharma yang ketika SMA adalah teman karib satu kelas. Tegursapa diiringi rasa senang dan prihatin satu sama lain menjadi satu. Kilas balik, waktu di SMA si Budi adalah siswa yang pintar, cerdas, dan berprestasi sedangkan si Dharma adalah siswa yang biasa biasa saja. Sebuah pertanyaan kenapa kehidupan mereka menjadi berbeda, Dharma yang biasa biasa saja menjadi orang sukses sedangkan Budi yang pintar menjadi orang susah?????

Jumat, 22 November 2013

Am I A Hindu

Seorang anak bertanya kepada ayahnya : " Ayah, ahimsa adalah kebajikan Hindu yang tertinggi. Lalu kenapa Dewa Dewa Hindu membawa senjata dan membunuh begitu banyak raksasa?" Sebuah pertanyaan yang kritis. Ahimsa adalah ajaranHindu yang tidak membenarkan kekerasan, ajaran yang menekankan kedamaian dan cinta kasih. Sebuah buku berjudul Im I A Hindu? yang ditulis oleh Ed. Visvanathan akan memberikan jawaban atas pertanyaan yang kritis itu. Dengan seting sebuah keluarga Hindu di Amerika serikat yang jauh dari pusat peradaban agama Hindu, bisa mempertanyakan ajaran Hindu secara terbuka. Ini membuktikan Hindu tetap bisa menjawab "pertanyan zaman. Ed. Visvanathan, seorang pemikir Hindu modern masa kini.

Kamis, 07 November 2013

How To Become a Hindu (Satguru Sivaya Subramuniyaswani)


Sebuah buku yang mengulas tentang proses menuju kesadaran spritual secara etis, tidak memaksa, bukan propaganda dll. kalau melihat sejarah akan kita ketahui konsep mengubah kepercayaan seseorang. Di India jauh sebelum Islam atau Kristen, Jainisme dan Buddhisme bersaing dengan Sanathana Dharma untuk memperoleh kepercayaan penduduk India. Pendeta Besar Hindu seperti Adi Sankara (788-820), memperoleh kemasyuran terutama karena perlawanan mereka terhadap agama agama baru itu.

150 tahun kebangkitan filosofi Hindu di Eropa, Amerika dan Afrika dimulai dari beberapa gelombang, dimulai terjemahan pustaka suci Hindu, kemudian perjalanan beberapa orang suci Hindu seperti Swami Wiwekananda. Selama 5 dekade ribuan orang barat datang ke India untuk belajar dan keinginan orang Non Hindu untuk masuk Hindu.

Bagaimana seseorang masuk hindu?

Jumat, 18 Oktober 2013

Tri Kaya Parisudha menuju Tri Hita Karana

Teringat ketika saat sekolah di tingkat SMP, kala itu jam pelajaran budaya dengan tema Tri Hita Karana. Guru menerangkan arti dan konsep Tri Hita Karana. Jam pelajaran pun usai dan materi Tri Hita Karana menguap begitu saja.. (maklum pelajaran yang kurang menggairahkan di mata saya kala itu). Sekali sekali terlintas topik Tri Hita Karana di majalah atau koran namun tiada minat untuk membaca. Sekian lama berlalu hingga saat pertemuan Krama Bali di Tempek Manado Selatan bulan September 2013,sebuah topik tentang Tri Kaya Parisudha menuju Tri Hita Karana yang dibawakan oleh Bli Wayan Mudharma telah membuka rasa yang begitu mendalam yang membuat cinta setengah mati akan ajaran suci ini.